Kamis, 30 Juni 2011

Apakah benar TUHAN mempermainkan kita*

Apakah benar TUHAN mempermainkan kita*


Kamu dilahirkan dalam keadaan menangis.
Sedangkan orang-orang disekitarmu tertawa senang & bahagia.
Berusahalah dirimu, ketika mereka menangis pada waktu kematianmu.
Kamu sendiri dalam keadaan tersenyum bahagia.


Menyikapi kata-kata di atas,saya sebagai seorang Gembel yang tergolong kaum intelektual konserfatif** punya jaring-jaring pikiran yang luas banget.Apakah benar TUHAN telah mempermainkan kita.Dan kenapa Gembel tuangkan disini jaring-jaring imajinasinya,karena Sobat Gembel semualah yang mampu memberi semangat dan solusi.

Kamu dilahirkan dalam keadaan menangis.
Kenapa saat dilahirkan dalam keadaan menangis? Bukankah seorang bayi itu di lahirkan dalam keadaan benar-benar suci bagaikan malaikat,apakah dengan kesucian kita sebagai seorang bayi naluri kita sebenarnya menolak untuk di terbitkan di bumi ini yang penuh Hacker/Cracker dan Copy Paste.
Andaikan saat di perut sebelum di louncingkan kita di bumi,kita di beri pilihan dahulu.pasti Gembel akan menolaknya.Karena Gembel memilih tetap di surga bersama malaikat.

Sedangkan orang-orang disekitarmu tertawa senang & bahagia.
-Sedangkan sanak kluarga kita justru malah tertawa senang.Ibu kita ini pun ikut senang.Aneh kalo menurut Gembel,apakah mereka tidak sadar kalo ada seorang lagi yang akan jadi korban kejamnya dunia.

Berusahalah dirimu, ketika mereka menangis pada waktu kematianmu.
-Kenapa kita harus berusaha agar mereka menangis saat kematian kita.Bukankah saat kita mati,jika ada yang menangisi kematian kita justru akan menambah siksa kita di alam kubur.aku juga belum sempurna,aku bukan seorang Kyai atau Pastor dan bukan penceramah yang baik.hehehe

Kamu sendiri dalam keadaan tersenyum bahagia.
-Dalam point yang satu ini Gembel merasa sedikit lega dan bahagia,karena saat kematian inilah akhir dari perjalanan kita di bumi.Gembel akan menyambutnya dengat sukaria pastinya.
Untuk kehidupan selanjutnya kita bisa tenang,hanya tinggal mengefaluasi apa saja yang kita postingkan di bumi.Dan pastinya kembali ke surga tempat asal kita bersama para malaikat.

*(Hanya sebuah judul.Ungkapan seorang Gembel yang kehilangan jalan.Maafkan aku TUHAN.)
**(bahasanya kliatan kalo si Gembel intelek banget,padahal artinya aja kurang tau,apalagi nyambung enggaknya kalimat.yang penting istilahnya keren dah..)

4 komentar:

bayu mengatakan...

ngga jelas ki

campuran mengatakan...

hahaha..., masa tuhan mempermainkan kita sob? wkwkwk
tukeran link manual yuk

BLOGBEGO mengatakan...

Petuah ringan penuh arti yang sangat mendalam,
Gembel tapi kata-katanya seperti pujangga,
saya suka ini kawan .............?!!

Prasetyo mengatakan...

Good articles mate. Thanks for sharing to us. Dont forget to visit us, wokey...

Posting Komentar

Tuliskan Komentar Sobat